Panduan lengkap : mengatasi komputer yang terinfeksi virus
1. Install dan update anti virus
Apakah komputer kamu sudah dipasang antivirus? Ada banyak anti virus
yang memiliki reputasi bagus dalam hal mendeteksi dan menghapus virus
yang bisa kamu download. Antivirus tsb antara lain Avira, AVG, Kaspersky, Norton, dan masih banyak lagi.
Sebelumnya, sangat disarankan untuk melakukan update anti virus yang
sudah terpasang. Ini berguna untuk memperbarui file database anti virus
sehingga dapat mengidentifikasi nama-nama virus baru dan kemudian dapat
menghapusnya.
Tergantung pada virus yang menginfeksi, kamu mungkin tidak bisa
menginstall atau melakukan update software, software anti virus
sekalipun.
2. Booting Safe Mode
Lakukan Booting dengan Safe Mode with Networking. Restart komputer kemudian tekan F8 sebelum Windows loading.
Dengan safe mode memunkinkan program yang terinfeksi atau malware
tidak aktif karena Windows hanya menggunakan file dan driver terbatas
untuk berjalan.
3. Download dan update Malwarebyte
Setelah kamu booting pada Windows dengan Safe Mode with Networking,
koneksikan dengan internet untuk mendownload dan update security
program, misalnya Malwarebyte. Kemudian lakukan scan dengan tools tsb.
4. Boot dengan Kaspersky Rescue Disk 10
Alternatif lain selain cara di atas adalah dengan Kaspersky Rescue Disk 10.
Kaspersky Rescue Disk 10 merupakan software anti virus dari
KasperskyLab yang diciptakan untuk melakukan scan dan menghapus virus
atau malware yang tidak bisa dihapus dengan aplikasi anti virus atau
malware removal yang bekerja di bawah operating system.
Kamu
bisa download file tsb di website Kaspersky
http://support.kaspersky.com/4162. file Kaspersky Rescue Disk 10
formatnya ‘.iso’ yang bisa di simpan pada flasdisk atau di burning ke
CD.
Lakukan booting dari CD atau Flashdisk tsb. Untuk booting ,tiap merk
komputer atau laptop memiliki tombol berbeda untuk menampilkan boot
option sebelum Windows loading, ada yang dengan tombol F9, F10, F11,
F12.
5. Re-install Operating System
Jika virus sudah menjangkit operating system dan tetap menyebabkan
lambat atau hang setelah virus dihapus, maka harus dilakukan instal
ulang Windows (operating system). Namun sebelumnya, data-data penting
di-backup terlebih dahulu.
6. Cek harddisk
Beberapa virus dan malware bisa menyebabkan kerusakan pada harddisk.
Jika virus sudah dihapus dan dilakukan instal ulang sistem operasi tetap
lambat atau hang, sebaiknya dilakukan pengecekan terhadap kondisi
harddisk lebih jauh. Baca juga: Cara Mengecek Harddisk.
Untuk memperbaiki komputer jika sudah dipastikan harddisk rusak, tidak ada cara lain selain menggantinya.
cara-cara diatas bisa juga dilakukan pada laptop. itulah beberapa cara mengatasi komputer yang terinfeksi komputer.
